Lewati ke konten
AGRIBISNIS FAPERTA UNMUL

Jurusan Agribisnis

Sejarah

Pendirian Jurusan Agribisnis di Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (UNMUL) dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu mengelola potensi pertanian secara komprehensif di Kalimantan Timur. Pada awal pembentukannya, fokus pendidikan tidak hanya diarahkan pada aspek teknis budidaya tanaman, melainkan juga pada dimensi sosial dan ekonomi yang melingkupi tata kelola usaha tani serta kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Pada masa awal pengembangannya, disiplin ilmu ini berada di bawah naungan Program Studi/Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. Kehadiran jurusan ini menjadi jawaban atas tantangan pembangunan daerah Kalimantan Timur, di mana sektor pertanian dituntut untuk berkembang secara berimbang di tengah pesatnya industri berbasis sumber daya alam non-terbarukan.

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya regulasi tata kelola pendidikan tinggi nasional, nama kelembagaan mengalami penataan. Berdasarkan penataan kurikulum dan struktur keorganisasian perguruan tinggi, nomenklatur Sosial Ekonomi Pertanian resmi bertransformasi menjadi Jurusan Agribisnis pada tahun 2008. Perubahan ini mempertegas fokus akademis pada pengelolaan rantai pasok dan bisnis pertanian secara holistik dari hulu hingga hilir.

Gedung Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Samarinda. Sumber: faperta.unmul.ac.id

Dalam perkembangannya hingga saat ini, Jurusan Agribisnis Faperta UNMUL terus memperkuat komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi bertaraf nasional dengan kekhasan pada ekosistem pertanian tropika basah. Kurikulum yang diterapkan secara berkelanjutan disesuaikan dengan kebutuhan industri, mencakup bidang manajemen agribisnis, analisis pasar, hingga komunikasi dan pemberdayaan masyarakat.

Guna mendukung kegiatan akademik dan riset, jurusan ini didukung oleh tenaga pengajar berkualifikasi Magister dan Doktor serta fasilitas laboratorium spesifik, seperti Laboratorium Manajemen Agribisnis, Laboratorium Agrososiopreneur, dan Laboratorium Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat. Kehadiran sarana tersebut bertujuan agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam kewirausahaan berbasis pertanian.

Peran Jurusan Agribisnis UNMUL sangat strategis dalam mendukung sektor pertanian di Kalimantan Timur. Melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, civitas akademika aktif memberikan masukan kebijakan, pendampingan kelembagaan petani, serta formulasi strategi pengembangan produk lokal agar memiliki daya saing pasar yang tinggi.

Kiprah lulusan Jurusan Agribisnis Faperta UNMUL kini tersebar di berbagai sektor vital, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan perkebunan, lembaga keuangan, organisasi pemberdayaan, hingga wirausaha mandiri di bidang agribisnis. Keberadaan para alumni ini menjadi pilar penting dalam mendorong penguatan ketahanan pangan dan transformasi ekonomi berbasis agribisnis di tingkat lokal maupun nasional.

Menghadapi dinamika masa depan, Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman terus berkomitmen untuk menghasilkan inovasi dan lulusan yang adaptif. Dengan berfokus pada pengembangan agribisnis yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, jurusan ini siap menjadi mitra utama pembangunan daerah dalam mewujudkan kedaulatan pangan berkelanjutan di Kalimantan Timur.